UIN Raden Intan Perluas Peran Kampus, Masjid Dijadikan Basis Layanan Pemudik

- Editor

Rabu, 18 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) tidak sekadar membuka posko mudik. Kampus ini mencoba memperluas perannya—dari institusi pendidikan menjadi aktor sosial dengan meresmikan Posko Masjid Ramah Pemudik di Masjid Raya Airan, Rabu (18/03/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Rektor Wan Jamaluddin bersama jajaran pimpinan. Namun, langkah ini bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Ada upaya mendorong perubahan cara pandang: bahwa kampus keagamaan harus hadir langsung di tengah problem sosial, termasuk fenomena mudik.

Dalam sambutannya, rektor menyinggung bahwa program serupa sebenarnya sudah digagas sebelumnya oleh Kementerian Agama. Namun, tahun ini pendekatannya diperluas dengan melibatkan institusi pendidikan keagamaan secara lebih aktif.

“Gerakan ini juga menyasar lembaga madrasah, pondok pesantren, dan lainnya. Semuanya menunjukkan kepedulian terhadap momentum mudik yang terjadi di tanah air,” ujarnya.

Bagi UIN RIL, keterlibatan ini menjadi bagian dari mandat pengabdian kepada masyarakat. Mudik dipandang bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi peristiwa nasional yang membutuhkan kehadiran banyak pihak, termasuk kampus.

“Program mudik bukan hanya menjadi urusan instansi tertentu, tetapi merupakan hajat seluruh bangsa Indonesia,” kata dia.

Posko yang dibangun di Masjid Raya Airan menjadi bentuk konkret dari gagasan tersebut. Kampus menghadirkan berbagai layanan: tenaga kesehatan dari Klinik Pratama, layanan keagamaan, hingga pusat informasi.

Fasilitas yang disediakan pun cukup lengkap. Mulai dari tempat istirahat, toilet bersih, tempat wudu dan mandi, hingga takjil gratis dan makanan. Bahkan, posko ini juga menyediakan layanan pengisian daya telepon genggam.

Namun, kehadiran layanan Penerimaan Mahasiswa Baru di dalam posko juga menandakan hal lain: pengabdian dan kepentingan institusional berjalan beriringan.

Ketua LP2M UIN RIL, Ali Abdul Wakhid, menyebut posko ini akan beroperasi selama periode mudik, 18 hingga 27 Maret 2026.

“Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Peresmian posko turut diisi dengan penyerahan bantuan karpet masjid, pembagian takjil, serta peninjauan langsung oleh pimpinan kampus.

Di tengah arus jutaan pemudik, langkah UIN RIL ini memperlihatkan satu hal: kampus tidak lagi cukup berada di ruang kelas. Ia dituntut hadir di jalan—di titik-titik di mana masyarakat benar-benar membutuhkan. (*)

 

Berita Terkait

Lanjutkan Kolaborasi, UIN dan Pemkot Audiensi  
Posko Ramah Pemudik UIN Lampung Layani Pemudik hingga 27 Maret
Posko Mudik di Selasar Masjid: Ikhtiar UIN Lampung Menjemput Amal Jariyah
Kerja Sama UIN Raden Intan–UNM Berlanjut, Buku Sejarah Jadi Medium Pertukaran Gagasan
“Teguh”: Cerita Sederhana Anak Magang, Potret Kegelisahan Anak Muda
Film “Teguh” Jadi Etalase Kreativitas Mahasiswa KPI UIN Raden Intan
Rektor UIN Lampung Lantik Jajaran Pimpinan Periode 2026–2030
Wan Jamaluddin Tekankan Konsep “Ber-ISI”, Arah Baru UIN Raden Intan Lima Tahun ke Depan

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:58 WIB

Lanjutkan Kolaborasi, UIN dan Pemkot Audiensi  

Rabu, 25 Maret 2026 - 10:10 WIB

Posko Ramah Pemudik UIN Lampung Layani Pemudik hingga 27 Maret

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:59 WIB

UIN Raden Intan Perluas Peran Kampus, Masjid Dijadikan Basis Layanan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 - 23:22 WIB

Kerja Sama UIN Raden Intan–UNM Berlanjut, Buku Sejarah Jadi Medium Pertukaran Gagasan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:31 WIB

“Teguh”: Cerita Sederhana Anak Magang, Potret Kegelisahan Anak Muda

Berita Terbaru

Pendidikan

Lanjutkan Kolaborasi, UIN dan Pemkot Audiensi  

Selasa, 31 Mar 2026 - 22:58 WIB

Bandarlampung

Eva Targetkan Jalan Mulus dan Bebas Banjir

Sabtu, 28 Mar 2026 - 22:31 WIB

Pendidikan

Posko Ramah Pemudik UIN Lampung Layani Pemudik hingga 27 Maret

Rabu, 25 Mar 2026 - 10:10 WIB

Kolom

Tradisi Lebaran Empat Kampung Di Ranau Masih Terawat

Sabtu, 21 Mar 2026 - 10:09 WIB