Pramoedya.id: Kepolisian Daerah Lampung memastikan kesiapan personel dalam mengamankan momentum Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat Krakatau 2026. Kapolda Lampung Helfi Assegaf menyatakan bahwa keamanan merupakan prasyarat utama bagi masyarakat untuk menjalankan ibadah dengan tenang sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi.
Dalam pertemuan lintas sektoral di Mapolda Lampung, Selasa, 24 Februari 2026, Helfi mengajak para rektor, tokoh agama, dan ormas untuk ikut serta menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing. Sinergitas ini dianggap vital untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama arus mudik dan balik.
“Keamanan merupakan fondasi utama pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” kata Helfi Assegaf di hadapan Gubernur Lampung dan jajaran Forkopimda.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi kesiapsiagaan aparat kepolisian dalam menjaga kondisi daerah tetap kondusif. Ia menekankan bahwa tanggung jawab keamanan tidak hanya berada di pundak aparat, tetapi juga memerlukan peran aktif tokoh agama dan pimpinan ormas untuk menjaga toleransi.
“Ramadan bukan hanya soal ibadah personal, tetapi juga tanggung jawab bersama menjaga kondisi daerah tetap kondusif,” ujar Rahmat Mirzani Djausal menekankan pentingnya kolaborasi tersebut. (*)







