Pramoedya.id: Tingginya curah hujan belakangan ini menjadi alarm bagi Pemerintah Provinsi Lampung untuk mengevaluasi sistem drainase di ibu kota. Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengajak masyarakat Kota Bandar Lampung untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong guna mengantisipasi banjir dan masalah kebersihan lingkungan.
Mirza menilai, masalah lingkungan tidak akan tuntas tanpa adanya kesadaran kolektif dari warga di tingkat akar rumput. Ia meminta masyarakat lebih peduli terhadap saluran air di sekitar pemukiman agar sistem drainase kota berfungsi optimal saat cuaca ekstrem.
“Masalah kebersihan dan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita peduli terhadap sekitar kita,” tegas Rahmat Mirzani Djausal, Rabu, 25 Februari 2026.
Penataan drainase dan kebersihan menjadi fokus utama yang ditekankan dalam agenda Safari Ramadan kali ini. Mirza meyakini bahwa keramahan warga dan semangat kebersamaan adalah modal utama untuk membenahi kekurangan kota yang terus berkembang.
“Semua akan terasa lebih ringan jika dilakukan dengan semangat gotong royong dan rasa memiliki terhadap kota yang kita cintai,” ucapnya di hadapan jemaah Masjid Jami’ Al-Muballigh. (*)







