Sengkarut Penanganan Sampah Balam Temui Titik Terang, Bakung Ditinggalkan

- Editor

Senin, 15 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLH Bapenda Kota Bandar Lampung, Yusnadi Ferianto. Foto| Bukan Agus

PLH Bapenda Kota Bandar Lampung, Yusnadi Ferianto. Foto| Bukan Agus

Pramoedya.id: Polemik penanganan sampah di Bandar Lampung yang sudah lebih dari satu dekade menuai kritik akhirnya menemui titik terang. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung, yang selama ini dikenal dengan persoalan lingkungan hingga menelan korban, secara bertahap akan ditinggalkan. Pemerintah menyiapkan lokasi baru di Natar, Lampung Selatan, sebagai pengganti.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung, Yusnadi Ferianto, menjelaskan bahwa skema pengelolaan sampah ini merupakan hasil kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung. Menurut dia, Bandar Lampung dan Lampung Selatan telah sepakat menjalankan mekanisme regional.

“Lahannya ada di Natar. Beberapa waktu lalu, Walikota Bandar Lampung dan Bupati Lampung Selatan sudah melakukan audiensi dengan Pemprov serta pihak-pihak terkait. Pembahasan juga sudah sampai ke tingkat pusat,” kata Yusnadi saat ditemui, Senin (15/9/2025).

Ia mengungkapkan, TPA Natar saat ini tengah dalam tahap persiapan. “Kita juga mendengar langsung pernyataan Pak Zulhas terkait percepatan. Perkiraan waktunya sekitar satu setengah tahun. Mudah-mudahan, pada 2027 kita sudah bisa meninggalkan TPA Bakung dan beralih ke lokasi baru yang lebih baik dari sisi pengelolaan,” jelasnya.

Yusnadi menambahkan, apabila TPA Natar sudah beroperasi, pengelolaan di Bakung akan dihentikan secara bertahap. Lahan eks-TPA tersebut direncanakan berubah fungsi menjadi kawasan wisata sekaligus ruang terbuka hijau (RTH).

“Dalam rapat bersama OPD, Walikota sudah membahas Bakung sebagai bagian dari program jangka panjang. Nantinya, lahan seluas 13 hektar itu akan difungsikan untuk wisata dan RTH, sebab kita butuh RTH,” terangnya.

Selain soal lokasi pembuangan baru, DLH juga menyiapkan langkah lain yang bersifat edukatif. Salah satunya dengan memperluas program bank sampah hingga ke sekolah-sekolah.

“Kita sudah ada bank sampah di tiap kecamatan. Namun nanti kita akan koordinasi dengan Dinas Pendidikan, memungkinkan tidak untuk membuat bank sampah di lingkungan sekolah. Dengan begitu, edukasi pengelolaan sampah bisa dimulai sejak dini,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Harlah, PKB Lampung Tegaskan Komitmen Tebar Kebermanfaatan
Tegur Tetangga Bising, Keluarga Pengurus PWI Lampung Diancam Dibunuh
Soal TBC, Pemprov Lampung Sentil Pemkab Tanggamus
Sufhie Rahmadi Resmi Pimpin PMII Way Kanan
Dugaan Intervensi dan ‘Jatah’ Warnai Program Umrah Pemkot
Setelah Warganet, Giliran Pengamat “Komen” Umroh Pemkot
Satelit Lampung-1 Meluncur di Shandong, Pemprov Klaim Nir-APBD
UTB Lampung dan Pemkab Pesibar Sepakati Kerjasama Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:33 WIB

Harlah, PKB Lampung Tegaskan Komitmen Tebar Kebermanfaatan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Tegur Tetangga Bising, Keluarga Pengurus PWI Lampung Diancam Dibunuh

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Soal TBC, Pemprov Lampung Sentil Pemkab Tanggamus

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Sufhie Rahmadi Resmi Pimpin PMII Way Kanan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Dugaan Intervensi dan ‘Jatah’ Warnai Program Umrah Pemkot

Berita Terbaru

Lampung

Harlah, PKB Lampung Tegaskan Komitmen Tebar Kebermanfaatan

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:33 WIB

Lampung

Soal TBC, Pemprov Lampung Sentil Pemkab Tanggamus

Kamis, 6 Agu 2026 - 16:27 WIB

Lampung

Sufhie Rahmadi Resmi Pimpin PMII Way Kanan

Kamis, 6 Agu 2026 - 16:03 WIB

Foto: Ilustrasi

Bandarlampung

Dugaan Intervensi dan ‘Jatah’ Warnai Program Umrah Pemkot

Kamis, 6 Agu 2026 - 13:53 WIB