Pramoedya.id: Peta kekuatan politik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Provinsi Lampung resmi memasuki babak baru. Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB secara resmi menetapkan jajaran Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) definitif di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung untuk masa bakti 2026-2031.
Penetapan yang diumumkan secara virtual tersebut menjadi gong pembuka dimulainya konsolidasi struktural berskala besar. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat mesin partai hingga ke tingkat akar rumput menjelang berbagai agenda politik penting ke depan.
Ketua DPW PKB Lampung, Chusnunia Chalim, mengungkapkan bahwa penunjukan para ketua definitif ini bukan proses instan, melainkan hasil penyaringan ketat yang meliputi penjaringan, penyaringan, hingga Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) di tingkat pusat.
“Penetapan ini merupakan hasil dari proses yang panjang dan terukur. Para ketua DPC yang ditetapkan memiliki tanggung jawab besar untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta meningkatkan kerja-kerja politik PKB di tengah masyarakat,” tegas perempuan yang akrab disapa Nunik tersebut saat memberikan arahan.
Menariknya, komposisi jajaran ketua DPC definitif kali ini diwarnai oleh tampilnya sejumlah tokoh perempuan strategis di wilayah krusial, seperti Zam Zanariah di Bandar Lampung, Aliful Ma’rifah di Lampung Selatan, Devita Sahara di Pesawaran, Uswatun Hasanah di Lampung Tengah, hingga mantan Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah yang dipercaya menakhodai Lampung Utara.
Pasca-pengumuman ini, seluruh ketua definitif bersama tim formatur diberi mandat penuh untuk segera menyusun struktur kepengurusan lengkap di wilayah masing-masing dengan supervisi langsung dari DPP PKB. Hasil penetapan ini ditegaskan bersifat final dan mengikat bagi seluruh kader.
Merespons amanah baru tersebut, Ketua DPC PKB Lampung Utara terpilih, Fatikhatul Khoiriyah, menyatakan siap tancap gas mengubah wajah partai menjadi lebih modern, solid, dan inklusif. Mantan komisioner penyelenggara pemilu ini menilai reposisi struktural ini adalah momentum terbaik untuk mendekatkan partai dengan konstituen.
“Alhamdulillah, ini adalah amanah besar yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Ke depan, kami akan fokus melakukan konsolidasi hingga tingkat bawah, memperkuat soliditas kader, dan memastikan PKB hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung Utara,” ujar Fatikhatul melalui pers rilis yang diterima Pramoedya.id, Jumat (12/6/2026).
Dengan dikuncinya 15 nama ketua definitif ini, termasuk Hermawan di Pringsewu, Wahid Asngari di Metro, hingga Ervin Nurmasita di Mesuji. DPW PKB Lampung pun bakal memastikan proses penataan organisasi akan terus dikawal secara berjenjang hingga seluruh Surat Keputusan (SK) resmi dari DPP terdistribusi penuh ke daerah. (*)







