Pramoedya.id: Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) resmi mengumumkan hasil Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN) Tahun 2026, Selasa (7/4/2026) pukul 15.00 WIB. Pengumuman dapat diakses serentak melalui laman resmi.
Sebanyak 82.274 peserta dinyatakan lulus dalam jalur seleksi tanpa tes yang berbasis nilai rapor dan prestasi akademik tersebut. SPAN-PTKIN sendiri menjadi salah satu jalur favorit bagi siswa madrasah, sekolah, hingga pesantren di seluruh Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi keagamaan.
Data Panitia Nasional mencatat, mayoritas peserta yang lolos berhasil diterima pada pilihan program studi utama. Rinciannya, sebanyak 71.175 peserta lulus pada pilihan pertama, 2.466 peserta pada pilihan kedua, 6.827 peserta pada pilihan ketiga, dan 1.806 peserta pada pilihan keempat.
Selain itu, sebagai bagian dari komitmen pemerataan akses pendidikan, Kementerian Agama memberikan afirmasi kelulusan bagi 756 peserta yang berasal dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN 2026, Abd. Aziz, menilai tingginya jumlah pendaftar tahun ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap PTKIN.
“PTKIN kini menjadi solusi pendidikan komprehensif yang memadukan karakter keagamaan kokoh dengan standar akademik kelas dunia. Menariknya, tahun ini kami memperkenalkan inovasi pemetaan kesehatan mental bagi calon mahasiswa. Kami ingin memastikan calon pemimpin masa depan ini tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga siap secara psikologis,” ujarnya.
Senada, Koordinator Pokja Penjaminan Mutu, Zulfahmi Alwi, menegaskan seluruh proses seleksi dilakukan secara objektif dengan verifikasi data yang ketat.
“Integritas data adalah prioritas. Kami memastikan mahasiswa yang diterima memiliki potensi akademik yang unggul dan mampu mewujudkan mimpi-mimpi besar mereka di PTKIN,” katanya.
Bagi peserta yang ingin mengecek hasil kelulusan, dapat mengakses laman pengumuman dengan memasukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), mengisi kuesioner, hingga mengunduh bukti kelulusan.
Peserta yang dinyatakan lulus diimbau segera memperhatikan jadwal dan prosedur daftar ulang di masing-masing kampus tujuan. Kelulusan dapat dibatalkan apabila tidak menyelesaikan proses administrasi sesuai ketentuan.
Di tingkat daerah, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung juga mencatat tingginya minat pendaftar melalui jalur SPAN-PTKIN 2026.
Ketua Tim Humas dan Kerja Sama UIN RIL, Novrizal Fahmi, mengungkapkan bahwa dari 31 program studi yang dibuka, tercatat 8.744 siswa memilih kampus tersebut.
Berdasarkan akumulasi pilihan, UIN Raden Intan Lampung memperoleh total 17.488 pilihan, baik sebagai pilihan pertama maupun kedua. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.153 peserta dinyatakan lulus dan berhak melanjutkan proses registrasi sebagai calon mahasiswa baru.
Beberapa program studi dengan tingkat persaingan tinggi di antaranya Pendidikan Biologi dengan 1.622 peminat (380 diterima), Psikologi Islam 1.313 peminat (300 diterima), Manajemen Bisnis Syariah 1.281 peminat (432 diterima), serta Pendidikan Agama Islam 1.233 peminat (360 diterima).
“Bagi peserta yang dinyatakan lulus, diimbau untuk segera mengikuti tahapan registrasi dan daftar ulang sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Novrizal.
Sementara itu, bagi peserta yang belum berhasil melalui jalur SPAN-PTKIN, peluang masih terbuka melalui jalur Ujian Masuk PTKIN (UM-PTKIN) 2026 yang akan dibuka mulai 13 April hingga 30 Mei 2026. (*)







