Pramoedya.id: Halaman Mahan Agung menjadi saksi kolaborasi tak biasa antara organisasi perempuan dan berbagai dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Pada Sabtu (28/2/2026), Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) menggandeng Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, serta Dinas Pariwisata dalam aksi sosial berbagi takjil.
Pelibatan dinas-dinas teknis ini menunjukkan bahwa agenda Ramadan bukan hanya urusan domestik, melainkan bagian dari komunikasi publik yang terintegrasi.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat melalui berbagai pintu, termasuk melalui aksi sosial seperti ini,” ungkap salah satu perwakilan dari dinas terkait yang hadir di lokasi.
Meski sempat diguyur hujan deras, koordinasi antar instansi memastikan 300 paket takjil terdistribusi dengan lancar tanpa kekacauan. Dinas Ketahanan Pangan memastikan kualitas kudapan yang dibagikan layak konsumsi, sementara Dinas Pariwisata membantu dalam pengaturan alur massa agar tetap estetis dan tertib.
Seorang staf dari Biro Hukum yang turut terjun ke lapangan menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi ruang bagi ASN untuk melepas sejenak sekat-sekat birokrasi.
“Di sini kami tidak bicara soal regulasi atau berkas, tapi soal bagaimana berinteraksi langsung dengan warga. Hujan tadi justru membuat suasana jadi lebih akrab karena kami basah-basahan bersama,” tuturnya.
Kehadiran OPD dalam kegiatan ini menandakan adanya pergeseran pola kerja yang lebih kolaboratif. Dengan menyasar masyarakat yang melintas di pusat kota, Pemerintah Provinsi Lampung mencoba membangun citra birokrasi yang lebih humanis.
“Ini adalah media silaturahmi yang paling efektif. Kami melihat langsung senyum warga, dan itu membayar tuntas rasa lelah tim di lapangan,” pungkasnya. (*)







