Pramoedya.id: Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Urip Sumoharjo kembali membuktikan komitmen pelayanan cepat dan humanis. Salah satu pasien, Sintia, mengaku terkesan dengan kesigapan tenaga medis saat dirinya ditangani pada Minggu (15/2/2026).
Sintia menuturkan, ia tiba di IGD sekitar pukul 05.00 WIB dan hanya membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit hingga mendapatkan ruang perawatan.
“Alhamdulillah, saya masuk subuh jam 5 di IGD, tapi hanya 30 menit sudah mendapatkan ruangan. Pelayanannya sangat ramah, dokter hingga suster cepat tanggap,” ujar Sintia.
Menurutnya, tim medis sangat aktif menjelaskan kondisi pasien dan prosedur penanganan, sehingga keluarga merasa tenang. Selain respons cepat, ia juga mengapresiasi fasilitas rumah sakit yang bersih dan nyaman.
“Petugasnya sangat ramah dan sopan. Saya tidak menyangka pelayanannya secepat ini,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan petugas IGD RS Urip Sumoharjo menjelaskan bahwa kecepatan pelayanan adalah bagian dari Standard Operating Procedure (SOP) yang diterapkan secara konsisten.
“Setiap pasien melalui proses triase untuk menentukan tingkat kegawatdaruratan. Tim kami siaga 24 jam dengan sistem koordinasi yang terintegrasi,” ujar salah satu petugas IGD.
Pihak rumah sakit menegaskan bahwa selain tindakan medis, empati dan edukasi kepada pasien serta keluarga menjadi prioritas utama. Pasien berhak mengetahui rencana perawatan secara jelas agar merasa aman dan nyaman selama di rumah sakit.
“Empati dan pelayanan kita memang harus optimal,” tutupnya. (*)







