Pramoedya.id: Sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ) diarahkan untuk melahirkan kader-kader yang mampu mengaplikasikan nilai kitab suci dalam kehidupan sosial. Program ini bukan sekadar mengejar pemahaman tekstual, melainkan mencetak sosok teladan yang mampu menginspirasi lingkungan sekitar.
Wakil Gubernur Jihan Nurlela menekankan bahwa penguasaan tafsir Al-Qur’an harus dibarengi dengan kemampuan untuk menjadi solusi di tengah masyarakat. Hal ini menjadi alasan kuat mengapa pemerintah memberikan ruang bagi PSQ untuk berkembang di Bumi Lampung.
“Pembinaan kader mufasir profesional dapat memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman,” ujar Jihan Nurlela, Rabu, 25 Februari 2026.
Ketua Umum PSQ Lampung Yusuf Baihaqi menyambut visi tersebut dengan menyiapkan kurikulum pembinaan yang mendalam bagi para anggotanya. Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu menciptakan standar baru bagi pendidikan agama yang berkualitas dan inklusif di Lampung.
“Kami siap mencetak kader unggul yang memahami Al-Qur’an secara mendalam, mengaplikasikannya, dan menjadi teladan,” tutur Yusuf mengakhiri pertemuan tersebut. (*)







