Pramoedya.id: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui Kantor Cabang (Kanca) Bandarjaya mempertegas perannya dalam pembangunan sosial dan lingkungan di Lampung Tengah. Pada Senin, 9 Februari lalu, BRI menyalurkan satu unit mobil pengangkut sampah kepada Yayasan Pendidikan Fantribhakti di Desa Sumber Baru, Kecamatan Seputih Banyak.
Bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. Penyerahan unit kendaraan operasional tersebut dilakukan langsung oleh Pemimpin Cabang BRI Kanca Bandarjaya, Yori Verdian, dan diterima oleh Ketua Yayasan Pendidikan Fantribhakti, Zainal Arifin.
Kehadiran mobil pengangkut sampah ini diharapkan menjadi solusi konkret bagi pengelolaan limbah di lingkungan sekolah. Lebih dari sekadar fasilitas fisik, bantuan ini bertujuan memantik kesadaran kolektif siswa dan masyarakat sekitar mengenai pentingnya menjaga ekosistem yang bersih dan berkelanjutan.
Pemimpin Cabang BRI Bandarjaya, Yori Verdian, menjelaskan bahwa komitmen perusahaan tidak berhenti pada penyediaan sarana prasarana. BRI juga membidik peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan edukasi non-formal di sekolah.
“Dukungan BRI tidak terbatas pada bantuan fisik. Kami juga siap memberikan pendampingan dan edukasi pengelolaan keuangan sejak usia dini kepada siswa-siswi di Yayasan Fantribhakti,” ujar Yori, Kamis (19/2/2026).
Menurut Yori, literasi keuangan seperti kebiasaan menabung dan cara mengelola uang saku perlu ditanamkan sejak bangku sekolah. Hal ini bertujuan agar generasi muda tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman dasar finansial yang kuat untuk masa depan mereka.
Ketua Yayasan Pendidikan Fantribhakti, Zainal Arifin, menyampaikan apresiasinya atas langkah nyata yang diambil BRI Kanca Bandarjaya. Ia menilai bantuan mobil pengangkut sampah sangat vital bagi operasional kebersihan sekolah. Sementara itu, rencana program edukasi literasi keuangan dipandang sebagai nilai tambah yang besar bagi pengembangan karakter siswa.
Melalui inisiatif ini, BRI kembali menegaskan posisinya bukan sekadar sebagai lembaga perbankan, melainkan mitra pembangunan yang hadir di tengah masyarakat. Sinergi antara dunia perbankan dan institusi pendidikan diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya peduli terhadap kelestarian lingkungan, tetapi juga cakap dalam mengelola keuangan. (*)







