Pramoedya.id: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Region 5 Bandar Lampung terus memperkuat komitmennya dalam memberikan layanan perbankan yang inklusif. Guna merespons tingginya mobilitas masyarakat, BRI kini mengandalkan sinergi antara kanal layanan digital dan jaringan fisik yang tersebar hingga ke pelosok daerah.
Regional CEO Region 5 BRI Bandar Lampung, Bernadi Kurniawan, menyatakan bahwa transformasi digital telah menjadi mesin utama perseroan dalam meningkatkan kualitas layanan. Melalui aplikasi BRImo, nasabah kini bisa melakukan berbagai transaksi mulai dari transfer dana, pembayaran tagihan, hingga pengisian saldo dompet digital secara mandiri.
“Optimalisasi ini bertujuan untuk memastikan kelancaran transaksi nasabah tanpa harus bergantung pada jam operasional kantor cabang,” ujar Bernadi Kurniawan. Ia menambahkan bahwa kemudahan ini juga didukung oleh jaringan e-channel yang luas, mulai dari mesin ATM, CRM, hingga perangkat EDC yang tersebar di titik-titik strategis.
Selain fokus pada layanan digital, Bernadi Kurniawan menekankan pentingnya peran AgenBRILink sebagai garda terdepan dalam melayani masyarakat di wilayah pedesaan yang belum terjangkau kantor formal. Melalui para agen ini, warga bisa melakukan tarik tunai, setor, hingga pembayaran tagihan dengan lebih dekat dan cepat.
“Sinergi antara layanan digital, e-channel, dan AgenBRILink menjadi wujud nyata BRI dalam memberikan kemudahan bertransaksi bagi nasabah,” kata Bernadi Kurniawan.
Dengan penguatan infrastruktur teknologi informasi yang masif, BRI optimistis langkah ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan nasabah, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi daerah secara berkelanjutan. Bagi BRI, memastikan setiap lapisan masyarakat memiliki akses keuangan yang sama adalah kunci dari pertumbuhan ekonomi yang inklusif di wilayah Lampung dan sekitarnya. (*)







