Zona KHAS UIN RIL Jadi Model Bisnis Inklusif, Wadah Kolaborasi UMKM Berbasis Kampus

- Editor

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Penetapan Kantin Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) sebagai Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (Zona KHAS) menjadi momentum penting bagi pengembangan ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan akademik. Penghargaan dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) ini diharapkan menjadi motor penggerak bisnis yang inovatif dan berkelanjutan.

Penghargaan Zona KHAS diserahkan oleh Deputi Bidang Usaha Mikro KNEKS, Riza Damanik, kepada perwakilan Rektor UIN RIL dalam acara Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di Kota Metro, Senin (08/12/2025).

Kepala Pusat Pengembangan Bisnis UIN RIL, Evi Ekawati, menegaskan bahwa penetapan ini membuka peluang besar untuk memperkuat UMKM berbasis kampus. Ia memandang Zona KHAS sebagai ruang kolaboratif yang strategis.

“Sebagai pusat pengembangan bisnis, kami memandang Zona KHAS sebagai wadah kolaboratif untuk menguatkan UMKM kampus,” kata Evi Ekawati.

Evi menjelaskan bahwa ke depannya, zona ini tidak hanya menjamin keamanan pangan, tetapi juga diharapkan dapat memfasilitasi mahasiswa dalam menciptakan produk bernilai tambah.

“Zona ini menjadi jembatan antara dunia akademik, pelaku usaha, dan pemerintah dalam membangun model bisnis yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan,” jelasnya, menguraikan visi jangka panjang Zona KHAS.

Sebagai informasi tambahan, komitmen UIN RIL terhadap halal juga didukung oleh keberadaan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) melalui Pusat Kajian Layanan Halal (PKLH) LP2M. Lembaga ini bahkan dilengkapi Laboratorium Halal hasil kerja sama dengan Tomsk State University, Rusia, dan saat ini sedang berproses untuk memperoleh akreditasi dan sertifikasi ISO. Hal ini menunjukkan keseriusan UIN RIL dalam mengintegrasikan prinsip halal dari hulu ke hilir. (*)

Berita Terkait

Kopertais Buka Suara Soal Dugaan Pabrik Skripsi An-Nur, Usul Mustafida Dinonaktifkan
FORMMASI Apresiasi Langkah Kemenag, Ingatkan Jangan Ada ‘Main Mata’ dalam Kasus An-Nur
Kemenag Akui Penanganan Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Lampung Berproses
D-SMART Jadi Senjata Baru Disdik Lampung Tingkatkan Kesiapan Akademik Siswa
Cara PMII Lampung Menerjemahkan Relasi Manusia, Alam, dan Tuhan
Tempat Diskusi & Screening Film Pesta Babi Kembali Bergeser
Jaga Ruang Kritis, BEM Malahayati Tetap Gelar Diskusi Film ‘Pesta Babi’
Resmi Dilapor ke Kemenag, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Lampung Libatkan 2.327 Mahasiswa

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:09 WIB

Kopertais Buka Suara Soal Dugaan Pabrik Skripsi An-Nur, Usul Mustafida Dinonaktifkan

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:31 WIB

FORMMASI Apresiasi Langkah Kemenag, Ingatkan Jangan Ada ‘Main Mata’ dalam Kasus An-Nur

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:24 WIB

Kemenag Akui Penanganan Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Lampung Berproses

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:22 WIB

D-SMART Jadi Senjata Baru Disdik Lampung Tingkatkan Kesiapan Akademik Siswa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:38 WIB

Cara PMII Lampung Menerjemahkan Relasi Manusia, Alam, dan Tuhan

Berita Terbaru

Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pringsewu, Rusdianto, ketika diwawancarai.

Pringsewu

Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai

Sabtu, 27 Jun 2026 - 15:17 WIB

Lampung

Kemenag Bandar Lampung Santuni Ratusan Anak Yatim

Kamis, 25 Jun 2026 - 17:07 WIB

Lampung

PCNU dan Pemuda Katolik Sepakat Lawan Kekerasan Seksual

Rabu, 24 Jun 2026 - 19:57 WIB